Posted on

Image

Aku hanya ingin melihat punggungmu di kejauhan

Melihatmu merangkak, menitih dan berjalan

Aku bisa menjadi api. Sumbu yang membakar emosimu

Dan dalam sekejap, aku bisa menjadi embun pagi

Yang mendesirkan sepoi wajah pagi hari

Membiarkan jangkarmu tidak tertaut

Melepaskanmu tumbuh tanpa variabel pengikat

Mencarilah! Biarkan hatimu mencari porosnya

Biarkan dia merasakan kegaduhan

Dan aku tetaplah api. Selalu menyulut untuk membuatmu awas

Memberikan pendar cahaya saat kamu palingkan wajah

Aku adalah rumah. Bagi siapapun yang ingin bertandang.

Tak terkecuali kamu. Ya Kamu!

Advertisements
Fire

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s