Posted on

Yang Ditemukan, Yang Menemukan

Ada ruang hatiku yang kau temukan
Sempat aku lupakan kini kau sentuh
Aku bukan jatuh cinta namun aku jatuh hati


Dia memahami bahasa kalbuku, dia yang mampu melukis rindu meskipun terkadang menyisa hanya pilu dan sendu. Dia yang memikatku dengan mata hatinya, menafsir dunia dalam bingkainya, dia yang mengikatku dengan tanyanya dari kesan yang tercerap jiwa. Yang lantas aku tak menahu harus seperti apa dan menjadi apa hingga aku hanya pasrah menanti alur sembari meyakini yang tersurat tidak mungkin memungkiri. ‘Jangan cepat berlalu, sebelum aku menyelesaikannya dalam cerita, tetaplah disana! Dan aku rela terbawa angan untuk sementara.”


Ku terpikat pada tuturmu, aku tersihir jiwamu
Terkagum pada pandangmu, caramu melihat dunia
Kuharap kau tahu bahwa ku terinspirasi hatimu
Ku tak harus memilikimu, tapi bolehkah ku selalu di dekatmu?


Semuanya bermula, dan aku ingin merangkainya dalam kata tentang kita. Akan kupastikan tidak akan terlewat yang membuatku terpana karena menyebabkan mengapa yang kini aku rasa dan membuatmu berbeda. Dan aku ingin kau tahu pada saatnya nanti, entah melalui waktu atau tersampaikan dalam diamnya rindu, pendarmu yang begitu menghangatkan, aku tertawan impresi tentangmu.“Terima kasih untuk menemukanku, untuk pernah hadir dan sepintas menyapaku! Aku mencintaimu, seadanya kamu, bukan selebihmu.”


Katanya cinta, memang banyak bentuknya
Ku tahu pasti sungguh aku jatuh hati

Advertisements

About Let's Get The Beat!

not yet a period

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s