Sama seperti burung yang ringan mengudara

Aku ingin terbang bebas. Lepas.

Mungkin nanti. Tapi pasti.

Tak acuh pada lelah dan jengah.

Dan apa yang membuatku berdiri pada satu tumpuan ini?

Mimpi. Dan mungkin nanti saat aku lelah berlari

Akan kuingat kembali semua yang teretas dengan lugu

Dulu. Biarkan dulu seperti ini. Mungkin nanti. Tapi pasti.

Dalam konotosi atau leksikal.

Biarkan dulu seperti ini, yang dulu bercikal dari akar.

Ah, mimpi ini mimpi itu,

Sayap yang kuharapkan segera terkepak sebelum rudimenter

Terbang bebas di ranah kebebasan yang keelu-elukan

Mungkin nanti. Biarkan saja dulu seperti ini.

Sejenak tersapu angin sepoi. Biarkan hanya sejenak.

Lari! Terbang! Bebas! Lepas!

Di bagian terkecil pembuluh darah,

biarkan kapiler ini meresapi hikayatnya sendiri.

Dan biarkan saja dulu seperti ini. Biarkan hanya sejenak.

Hikayat Kapiler